Harta Yang Tidak Tampak

Apakah itu harta yang tidak tampak?

Apakah itu harta karun yang terpendam?

Tersimpan?

Gaib?

Bukan!

Harta yang tidak tampak adalah segala sesuatu yang kita miliki tapi tidak menghasilkan uang.

Contoh: skill atau keterampilan yang belum diasah, hobby yang belum dikelola dengan baik, halaman rumah yang kotor dan tak terurus, usia muda, kesehatan, ide atau gagasan, dsb.

Banyak orang yang punya skill atau keterampilan unik tertentu dan tidak menyadari bahwa keterampilannya itu bisa mendatangkan uang.

Alasannya karena keterampilan yang dimilikinya, menurutnya biasa saja dan tidak istimewa. Misalnya: keterampilan menjahit, memasak, menulis, menari, menyanyi dan lain lain.

Kata orang sukses yang bijak, agar mengasah keterampilan/skill yang kita miliki sebaik mungkin sehingga bisa dijadikan pekerjaan untuk mendapatkan uang.

Ada seorang penulis terkenal, dahulu saat masih remaja dan tinggal di kampung, sama sekali belum tahu kalau hasil karangannya bisa dijual. Saat itu dia menulis cerita karena ingin mendapat nilai yang bagus dalam pelajaran mengarang Bahasa Indonesia. Lalu saat dia kuliah dan ikut pelatihan kepenulisan. Dua tahun berlatih memperbaiki kualitas tulisan akhirnya karangannya diterbitkan dan jadi uang. Sekarang dia sadar dan percya diri bahwa rangkaian huruf yang dia susun menjadi cerita dapat berubah menjadi uang.

Kita juga bisa melakukan yang sama sesuai skill yang kita punyai masing-masing.

Jangan sampai kita merasa miskin jika kita masih mempunyai skill.

Asah dan kembangkan skill itu untuk mendapatkan penghasilan.

Jangan sampai skill yang kita punyai terkubur dan sia-sia.

Apalagi jika skill tersebut berhubungan dengan hobby, skill dan hobby yang disatukan, jika diasah dengan baik dapat dijadikan pekerjaan yang menyenangkan, menghasilkan banyak uang dan membuat kita yang bekerja serasa bermain.

Jika kita bisa menyadari dan menemukan skill yang kita miliki, lalu mengasahnya, menjadikannya lahan pekerjaan dan hasilnya dikumpulkan untuk membuat lapangan pekerjaan bagi orang lain, kita menjadi pemilik usaha dan membantu mempekerjakan sebanyak mungkin orang melalui aset yang kita miliki, mudah2an bisa mengembangkan kemakmuran kita agar rezeki kita semakin berkah.

Selain skill/keterampilan, kita juga memiliki harta yang tidak tampak berupa aset/properti yang kita miliki tapi belum dikelola dengan baik menjadi sarana mendapatkan uang.

Misalnya: kita punya dua mobil, satunya untuk kita gunakan dan satunya lagi untuk disewakan. Atau kita punya tanah luas yang bisa disewakan, memanfaatkan ruang pekarangan menjadi kamar-kamar kost yang bisa disewakan, menginvestasikan uang dengan baik,  dan seterusnya.

Secara sederhana dapat dirangkum:

Harta yang tidak tampak: Skill/Aset -> ditemukan-> diasah/dikelola-> rezeki(uang)->dikembangkan ->lebih berkah

Literatur:

  • Pago Hardianz, 8 Kunci Kecerdasan Finansial: Cara Cerdas Menjadi Kaya Secara Otodidak¸ Prima Media, Yogyakarta, Sept 2010.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s